Meskipun
semua orang tahu bahaya merokok, tetapi kebanyakan orang di sekitar kita
semakin lama semakin banyak yang memiliki kebiasaan merokok. Belakangan ini,
penyakit jangtung koroner dan darah tinggi semakin marak, tak lain tak bukan penyebabnya
adalah kebiasaan merokok. Walau demikian para perokok tidak peduli dan tetap
suka merokok. Entah itu di tempat bebas maupun tempat yang tertutup sekalipun
seperti ruangan ber-AC masih saja ada yang merokok. Biasanya yang suka merokok
adalah kaum pria.
Di dalam rokok terdapat berbagai
macam bahan kimia, diantaranya adalah tar dan nikotin. Orang yang terbiasa
merokok biasanya yang pertama kali terserang adalah saluran pernafasan yaitu
mulai dari bronkus, bronkiolus, alveolus bahkan sampai jaringan paru-paru. Tar
dan nikotin tadi ikut masuk ke tenggorokan bersama dengan asap yang dihisap si
perokok lalu menempel dan sebagian mengendap di saluran pernafasan.
Lama-kelamaan menebal dan menyumbat saluran nafas kita ketika menghirup Oksigen
dari alam. Kemudian yang terbawa oleh salurran pernafasan tadi menuju aliran
darah dan menempel di pembuluh darah.
Jika kita tekan atau pencet paru-paru
si perokok berat maka akan mengeluarkan cairan lender menyerupai dahak dan
baunya seperti asbak. Beda jika kita tekan paru-paru wanita (yang tidak
merokok) akan mengeluarkan cairan bening kekuningan. Lalu apa akibatnya jika
tar dan nikotin menempel di saluran pernafasan? Membuat sesak nafas dan
lama-kelamaan dapat merangsang tumbuhnya sel kanker yang mengakibatkan kanker
ganas. Memang kanker paru-paru itu banyak penyebabnya, tapi salah satu sebabnya
adalah merokok (perokok berat). Yang lebih menakutkan lagi, tar dan nikotin
yang menuju dan menempel di pembuluh darah. Jika endapan tersebut lepas dan
masuk ke dalam aliran darah kemudian menyumbat pembuluh kapiler otak maka bisa
mengakibatkan stroke (lumpuh sebagian). Sedangkan jika menyumbat kapiler otot
jantung akan menyebabkan serangan jantung yang mengakibatkan mati mendadak.
Kejadian seperti ini sudah sering kita jumpai. Orang yang tadinya sehat segar
dan bugar tiba-tiba mati mendadak, ini karena terserang penyakit jantung
tersebut.
Saran saya, tidak usah merokok.
Ada orang bilang kalau merokok itu lambang kejantanan. Ini tidak benar, merokok
justru dapat menyebabkan impotensi. Berawal karena pembuluh darah menyempit,
begitu juga pembuluh darah yang menuju alat kelamin jantan (penis). Agar bisa
tegang, penis membutuhkan aliran darah yang lancar, sedangkan jika jalannya
sempit akibar merokok pasti jelas tidak lancar dan tidak bisa tegang. Maka dari
itu jangan percaya dengan apa yang orang bilang tadi. Apalagi jika merokok
harus diimbangi dengan minum kopi, karena konon katanya kopi itu bisa
melarutkan nikotin. Tapi pernyataan itu sangat keliru. Kopi yang kita minum
masuk ke tubuh melalui saluran pencernaan. Jadi jalannya saja sudah beda.
Justru kopi itu mengandung cafein yang juga mengakibatkan pembuluh darah
menyempit kemudian tekanan darah tinggi dan stroke mudah menyerang. Kalau
seperti ini semakin membuat masalah.
Lalu bagaimana kalau sudah
terlanjur merokok? Sebaiknya berhenti saja kebiasaan merokok tadi. Memang kalau
hanya teori sangat mudah, namun sangat sulit untuk melakukannya. Caranya adalah
harus diawali dengan niat dari dalam hati dan selalu ingat bahaya merokok untuk
kesehatan yang telah dijelaskan diatas.
No comments:
Post a Comment