Thursday, 2 May 2013

I Need More Than 140

entah apa yang membuatku seperti ini

sekedar twit atau bisa dibilang pengalaman pribadi

haha entahlah :D

ibarat kapal, dia lagi mencari pelabuhan yang tepat untuk bersinggah.

singgah ke pelabuhan A, ternyata dia gak nyaman lalu singgah ke pelabuhan B. begitu seterusnya sampe dia menemukan pelabuhan yang tepat.

dia juga mungkin tak pernah mengerti gimana perasaan pelabuhan yang dia singgahi lalu dia tinggalkan.

banyak pelabuhan yang menantikannya kembali, termasuk pelabuhan perikanan samudera cilacap *eh

semakin malam berlalu semakin rancu kata-kataku semakin tak peduli kamu padaku u,u

bukan maksud hatiku menjelekkanmu namun tak lebih dari itu *ups

akan selalu ku ingat nasihat sang ibu yang selalu mengajariku arti cinta sesungguhnya. terimakasih ibu, ibu mencintaiku dan kapal itu tidak sama sekali *loh

sudah sudah lupakan saja kapal itu, karena akan datang kapal lain yang lebih indah mewah dan megah yang akan singgah di pelabuhanmu *.*

dan dia akan bukan hanya singgah, bahkan menetap di pelabuhanmu untuk mencintai segala kekurangan dan kelebihanmu ^^

itulah yang Tuhan janjikan kepada pelabuhan sederhana yang tak kenal lelah bermunajat mengharap kapal terbaik yang nantinya menetapinya.

banyak filosofi tentang kapal dan pelabuhan, dan itu butuh lebih dari 140 characters ._.
malam semakin larut namun semangatku tak boleh larut. sampaikan pada kapal itu "selamat melaut" (`._.`)

biarkan dia melaut dan singgah di pelabuhan yang ia inginkan, yakinlah dia akan menetap di pelabuhanmu di saat yang tepat.

buatlah dia nyaman dan buat dia merasa bahwa kamulah pelabuhan yang tepat dan sangat berharga baginya.

sehingga dia akan selamanya menetap di pelabuhanmu hingga maut yang memisahkan.

yakinlah Tuhan punya rencana yang indah pada waktunya :))

No comments:

Post a Comment